Ternyata Sarapan Bukan Budaya Orang Korea Lho!

December 5, 2018
Business, Food, news

Kamu mungkin melihat di drama Korea adegan saat seorang Ibu membuatkan sarapan sup miso/soybean soup sebelum seoranga nak pergi sekolah. Atau melihat ibu itu menyiapkan bekal kimbab di kotak dosirak sebelum mereka pergi ke sekolah. Namun tahukah Kamu, sarapan bukan budaya masyarakat Korea?

Berbeda dengan Britania Raya yang terkenal dengan English Breakfast, Eropa dan Amerika dengan Cintinental breakfast yang berisikan telur, toast, ham/bacon dan kopi, Korea tidak punya tradisi sarapan di pagi hari. Sarapan bukanlah ritual, melainkan hanya makanan yang masuk di pagi hari. 

Rencanakan Liburan Musim Semi 2019 Sekarang

Jika kamu salah satu dari wisatawan Korea yang bingung mengapa hotel-hotel tidak menyediakan sarapan di dalam harga yang Kamu bayar, well itu karena memang pada dasarnya industri perhotelan tidak menjual menu makan pagi di dalam harga bayar kamar, sarapan adalah service terpisah yang kamu bayar dan bisa kamu pesan sebelum kamu datang menginap di Hotel.

Orang Korea terbiasa menyantap makanan paginya sembari berjalan menuju kantor/sekolah. Sejak pagi ada banyak street vendor yang menjual kimbab sebagai opsi grab&go, toast dan sandwich, ataupun ke minimarket 24 jam untuk aneka menu ringan dan cepat untuk sarapan.

Jadi, jika kamu datang ke Korea, kamu yang tentukan; mau menggunakan uang KRW 7.000 – KRW 6.000 untuk makanan hangat dan fresh yang bisa kamu beli sembari memulai hari/prebook saat memesan hotel. Untuk menu buffet hotel biasanya menetapkan harga KRW11.000-KRW15.000/orang per-malam. Hmmm… bisa dapat menu penuh di restoran dong yah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *